Pasang Seratus CCTV Langsung Terkoneksi ke Polda

CCTV(CCTV) – Kepatuhan warga untuk sadar berlalu lintas dan hidup bersih tak datang begitu saja. Perlu paksaan dan juga teladan.

Kalau mau dipikir, kota Makassar tak kalah ramai Surabaya. Tapi kalau mau dipikir lebih dalam lagi, sebagian besar masyarakat kota Daeng sungguh sulit mematuhi aturan berlalu lintas. Apalagi kalau diminta untuk tidak membuang sampah di jalan. Bukan pemandangan langka lagi jika melihat sampah bertebaran di tepi jalan. Atau seorang pengendara mobil mentereng membuang bungkusan plastik atau puntung rokok di tengah jalan yang bersih.

Bukan pemandangan yang sulit ditemui ketika melihat anak-anak hingga dewasa, sopir maupun kalangan eksekutif membuang sampah bekas cemilan maupun kulit buah di jalanan. Atau melanggar rambu jalan, menyalip seenaknya dan tiba-tiba menyalakan weser pas saat mau belok. Ini Makassarku!

Surabaya punya cara sendiri untuk menertibkan sekaligus membangun kesadaran warganya untuk tertib berlalu lintas dan belajar menyayangi lingkungan serta menjaga keindahan kota. Dari caranya hampir sama dengan Makassar, yakni sama-sama sosialisasi dan juga penindakan. Bedanya seperti apa?
Di kota Pahlawan, sosialisasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dilakukan sejak tahun 1997 dan baru di-refresh tahun 2011 plus penindakan yang berujung sanksi.

Sosialisasi yang dilakukan pihak Satlantas Polrestabes Surabaya dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari penyebaran brosur, pemasangan spanduk, sampai umbul-umbul. Cara lain juga dilakukan. Misalnya bekerja sama dengan media cetak seperti Jawa Pos dalam bentuk pemuatan warga yang tertib lalu lintas di koran.

Ide lain untuk menyadarkan warga tertib berlalu lintas yang dilakukan aparat kepolisian adalah pembagian helm standar kepada warga yang kedapatan belum mengenakan helm standar SNI.
Penggantian helm standar gratis bagi warga juga dikerjasamakan antara Polda Surabaya dan RCTI dalam sebuah even. Selain itu, ada helm yang diadakan khusus dari Dirlantas Polda Jawa Timur.
Sosialisasi gencar yang dilakukan sejak 2009 silam itu juga dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kepada remaja sekolah. Bahkan, ada even khusus seluruh SMA dalam rangka penyuluhan tertib berlalu lintas tersebut.
“Sosialisasi jalan terus, dalam artian tidak ada habisnya. Kami juga menggelar safety riding bersama pelajar,” ujar Bamin Administrasi Unit Dityasa Satlantas Surabaya, Prastiadi, Selasa 15 Maret di ruang kerjanya di Satlantas Polrestabes Surabaya.
Guna memantau sejauh apa ketertiban lalu lintas di jalan-jalan terutama kawasan KTL, kamera CCTV terpasang di mana-mana. Jumlahnya mencapai 100 unit. Menariknya, rekaman CCTV tersebut terkoneksi langsung di Regional Traffic Management Center di Polda Jatim, Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polrestabes Surabaya, dan beberapa Polsek. Penggunaan TMC ini di-launching sejak Juni 2010.
Tugas TMC, beber Prastiadi, adalah memonitor kondisi jalan. Misalnya kalau ada kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas), memantau titik pertigaan dan perempatan jalan. Beberapa ruas jalan yang dipasangi biasanya terdapat pos-pos polisi dan kantor-kantor pemerintahan.
Di antaranya di jalan depan Gedung Grahadi, Walikota, DPRD Jatim, dan DPRD Surabaya, tempat-tempat unjuk rasa, jembatan Suramadu.
Efektifkah keberadaan CCTV dan TMC tersebut? “Ya cukup efektif untuk menanggulangi kemacetan. Jika ada titik macet langsung terpantau di monitor jadi lebih cepat petugas datang ke lokasi. Koordinasi juga lebih mudah. Dan satu lagi, bisa mengantisipasi kekurangan personel,” beber Prastiadi.
Sebagai cara untuk merangkul semua kalangan masyarakat, dibentuk semacam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Unsur-unsurnya ada Dinas Perhubungan, Bina Marga, Pemkot Surabaya, Dinas Kebersihan, dan Pertamanan.
Adapun Wakil Walikota Surabaya, Bambang Dwi Hartono mengatakan pemerintah harus tegas dalam menegakkan aturan. “Kalau bisa tertib dalam berlalu lintas maka otomatis bisa tertib di sektor lain. Kampanye safety riding gencar kami lakukan. Kami bersama aparat juga menetapkan kawasan Tertib Lalin (KTL) sebagai pilot project,” ujarnya.
Menurut mantan walikota Surabaya dua periode ini, pengadaan CCTV dilakukan sejak lama oleh pemerintah kota Surabaya. Dalam pengoperasiannya pemkot bekerja sama dengan kepolisian. Manfaat CCTV, menurut Bambang, untuk memantau traffict light dan kondisi lalu lintas termasuk kemacetan hingga tindak kejahatan.
Meski demikian, menurut Bambang, warga Surabaya belum sepenuhnya sadar. Tak heran sosialisasi tetap jalan terus. Lantas, seperti apa upaya Pemkot Surabaya untuk menciptakan kota yang bersih dan hijau. (cctv camera)

 

 

Temukan info lebih lengkap lagi seputar teknologi Camera CCTV

CCTV News
http://cctvcamera.co.id/category/cctv-news/

CCTV Video

http://cctvcamera.co.id/category/cctv-video/

CCTV Product

http://cctvcamera.co.id/category/cctv-product/

  • Category Product CCTV Arecont Vision CCTV

    http://cctvcamera.co.id/category/cctv-product/arecont-vision-cctv-product/

  • Category Product CCTV Centrix CCTV

    http://cctvcamera.co.id/category/cctv-product/centrix/

  • Category Product CCTV GeoVision CCTV

    http://cctvcamera.co.id/category/cctv-product/geovision-cctv-product/

  • Category Product CCTV Raytec CCTV

    http://cctvcamera.co.id/category/cctv-product/raytec/

Other Posts

Live Demo


Username: demo
Password : demo

Featured Video

CCTV yang bisa Zoom Sejauh 4Km dalam keadaan cuaca apapun. Cocok untuk di Pelabuhan dan Airport